Pendosa Mentjari Bidadari

Nama saja Sinner , Lelaki ataoe Prja jang hidoep dalam doenia jang mengadjarkan oentoek mendjadi fleksibel dan soepaja dengan moedah berganti karakter dan kepribadian. Sedjatinja saja sangat menikmati keheningan dengan sedekit pantjaran tjahaja di sekeliling.

Lingkoengan jang membentoek saja memboeat saja tidak dapat menemoekan djati diri jang memboeat saja berani berkata saja adalah “ini” jang tak akan beroebah oleh keadaan apapun.

Lain loeboek lain belalang

Di mana boemi di pidjak di situ langit di djoenjoeng

Saja selaloe beroesaha menjesoeaikan diri di roeang dan waktoe jang berbeda dan tergantoeng kepada sjapa saja berhadapan.

Ironi nja adalah itoe adalah gambaran jang sedang saja toejoe, saja adalah pemoela dalam pribadi-pribadi ‘boenglon’. Bagaimana saja jang sebenarnja, saja tidak bisa mendjawabnja. Saja ingin membintjangkan ini dengan orang terdekat saja tapi tentoe sadja ini akan mendjadi sematjam masalah kedjiwaan jang tidak tepat oentoek diperbintjangkan dengan orang-orang jang tidak memboeat kita benar-benar njaman, haroes pada seseorang jang bahkan hal memaloekan jang pernah kita lakoekan akan kita tjeritakan tanpa soengkan.

Tapi, saja beloem menemoekannja.

Tjinta ataoe senggama, memang soenggoeh-soenggoeh doea hal jang berbeda. Meskipoen oentoek posisi saja sebagai Prja, obdjeknja adalah sama jakni perempoean.

Saja bisa melakoekan persenggamaan tanpa perasaan tjinta sama sekali, semoea karena toentoetan libido dan nafsoe seks jang telah sampai di oeboen-oeboen.

Dosa… jah… bagian dari lika-likoe perdjalanan hidoep, tak akan koetjoba benarkan oentoek mentjoba mengoebah nilai moral jang diprogram noerani.

Saja melihat para perempoean sampai detik ini hanjalah objek ber-senggama jang memeras imadjinasi oentoek menjaloerkannja dengannja ataoe di tempat lain.

Doeloe si Bunga menjukai saja, tapi saja tidak akan mengorbankan kebebasan saja di saat itoe dengan mengikatkan diri dalam seboeah hoeboengan istimewa. Si C, D, E dan jang lainnja. Mereka menjukai orang jang salah dan saja tidak akan meroesak mengambilkan keoentoengan dari sana.

Dan saat saja mentjoba beroebah dan mentjari perempoean oentoek menemoekan makna nikmatnja ber – tjinta. Soeatoe waktoe, saja hampir memutuskan oentoek memilih si N tapi tiba-tiba saja meroebah pikiran dan meroebah segala rentjana jang saja sendiri tidak tahope kenapa berhenti menjukainja sebab dia soedah menerima segala keboeroekankoe.
Dan kemoedian saja melihat si P dan nafsoe mendjadi garda depan. Tjapi ternjata boekan djodoh si setan hari itoe oentok mendapatkannja dan oentoek melihatnja di randjang saja.

Hai perempoean koe . . .
Akoe sedang mentjarimoe
Jang akan mengadjarkankoe oentoek mengerti TJINTA
Jang akan memaksakoe meninggalkan teman-teman dan para badjingan oentoek mendjawab panggilanmoe
Jang akan memaksakoe memoekoel si Om bedjat djika melirik moe di tengah djalan
Dan
Jang akan memboeatkoe mengabaikan PEREMPOEAN lain
Saja sedang mentjarimoe
Jang djika tidak mendengar soearamoe akan memboeatkoe sakit kepala dan demam
Jang djika kamoe mengabaikankoe saja akan dibakar tjemboeroe
Jang djika oleh moe menjoeroeh berhenti me-rokok saja akan melakoekannja
Jang akan koedjadikan iboe bagi anak-anakkoe
Jang akan koe oetjapkan terimakasih kepada Nja atas kehadiranmoe
Perempoean koe . . .
Selamatkan akoe
Dan saja akan menemani moe sepandjang hajat koe

Never let you go !

 

Advertisements

About this entry