Kejar Bahagia

hidup Cuma sekali, dan saya masih terjebak dalam kemunafikan

hidup Cuma sekali, dan saya terjebak dalam ketakutan

hidup Cuma sekali, Cuma – Cuma

Cuma seharga mati

hidup Cuma sekali, serasa per – Cuma

mematamorgana bahagia

tampar aku ! ! !

karena bicara gratis bin mudah ; si bijak pun lahir dari kumpulan munafik

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s