Raboe

Romantisme hari rabu ini harus diceritakan selaksa senandung pujian bagi para pemuja perdamaian. Ditunggu-lah hari ini oleh mereka untuk melihat cetak rupa kehadiran-Mu. Tidaklah songong dan angkuh pada suatu waktu jika setiap orang merasa menjadi orang yang “paling”. Sekali waktu pernah menjadi orang paling “muda” sedunia.

Mengetahui hari lahir menjadi sangat romantis. Rabu, puluhan tahun lalu malam menjelang subuh, sembilan bulanan sebelumnya waktu dimana Sang Raja memerintahkan penjaga loker jiwa meminta satu jiwa untuk menempati badan  seorang anak manusia, untuk sesuatu tujuan yang hanya Sang Raja yang tahu.

Mungkin Sang Raja sedang mainkan dadu di atas alas kehidupan atau dadu tak bertuan main – main di alas kehidupan, yang pasti hidup sudah harus berjalan dengan atau tanpa yakin ada yang memainkan atau bertujuan atau bahkan sendirian.

Hari yang baik untuk jiwa yang baik untuk orang yang baik demi hidup yang lebih baik. Mungkin setelah hari itu akan ada hari yang kurang baik, mungkin . . . semisal jempol kaki yang cantengan ; tapi tidak bikin mati.

11 – 09 – 1985 itu hari Rabu.

 

 

Advertisements

About this entry