Dimana Kita

kemarin, saat gelap

masih kudengar mesra kata cintamu

kemarin, saat cerah

masih kudengar kata setiamu

kemarin, saat mendung

hangatmu masih mendekap jasad

kemarin, saat itu . . . hati kita masih saling mendekap

waktu bergulir . . .

aku, aku, aku ini pekikmu

aku, aku, aku ini latahku

lihat mereka, lihat sana, lihat itu bandingmu

dimana kita-kita dimana

lihat malaikat kecil yang sedang kuajar menyebut “Jesus”

dia memanggilnya “Icuuu…s”

indah bukan? Iya!

dia memanggilmu “mama”

dia memanggilku “bapa”

indah

sekarang, gulali gulita

tiada ya haca cahaya

gelelap gelap di hatiku

memendungkan wajahku

tiada bahagia di sini

dimana kita-kita dimana

awan gelap itu menutupi semua cahaya yang kita punya

sebentar lagi hujan

pasti ada pelangi

indah

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s