Tergantikan

Pernah mendengar kisah sukses Maradona? Pernah mendengar kejeniusan Jobs dengan produk Apple-nya? Mendengar kisah karir politik Soekarno sebagai “founding father” Indonesia? Mencengangkan. Tapi, mereka semua tergantikan. Tidak peduli seberapa hebat dan baiknya mereka melakukan perannya dan tugasnya. Mereka tergantikan. Baik karena mati atau karena dikalahkan waktu dan penyakit.

Kemarin, ada isu korupsi besar-besaran kembali di Indonesia. Korupsi mega proyek e-ktp (kartu tanda penduduk elektronik). Menyerempet banyak pejabat mulai dari tataran eksekutif hingga legislatif. Di hadapan uang, agama dan pandangan politik semua orang sama. Ungkapan ini terbukti lagi.

Inilah yang selalu dimaksud para pendahulu–walau dengan malu-malu–tentang menjadi bagian dari siklus yang korup. Teringat kembali ucapan seorang teman masa sekolah, yang dia pun berenang dalam kubangan lumpur kotor. Pragmatis.

“Jika saja ada -satu orang saja- yang memikiri negara ini, Indonesia akan berubah!” 

Di tahun millenial ini, pembesar dan pejabat kepada siapa nasib kita sandarkan, ternyata masih terbelenggu penyakit dari zaman koloni Belanda hingga Jepang. Koruptif. Mengambil yang bukan hak.

2,5 triliun dijadikan kue besar yang dibagi bagi mereka yang mengemban tanggung jawab.

Semua kebusukan dan pemberangusan kebusukan yang sedikit demi sedikit timbul ke permukaan, niscaya adalah buah kerja keras para pengusung transparansi. Keinginan untuk berubah dari seorang yang memikirkan bangsa ini. Kehidupan bagi para pengusung perubahan ini bukan melulu tentang urusan perut dan materi.

Sejak lama Indonesia  butuh (masih akan) orang – orang yang (akan) memikirkan dan membawa perubahan ini. Masih panjang jalan (mungkin). Regenerasi sejak kemerdekaan hingga di ambang pintu perubahan ini selalu tentang suksesor para orang koruptif. Pejabat koruptif selalu digantikan pejabat koruptif lainnya. Semua memakluminya. Terbiasa dengan membiasakan yang salah.

Hari ini, ada momen melanjutkan kinerja yang baik dari orang baik. Regenerasi dari orang baik. Harus tergantikan. Masa keemasan bagi orang dan perilaku koruptif sudah harus selesai. Harus digantikan orang yang berintegritas.

Indonesia berubah!

Besok, anak cucu akan berbicara tentang bangganya menjadi orang Indonesia. Bangsa yang berintegritas.

God bless Indonesia!!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s