Menulis Takdir

Hariara. Mengeja nama - nama orang - orang yang dahulu dikenalnya masih keluarga. Ada kesumat dan iba sekaligus. Keluarga yang malah menggugat ayahnya. Si tua yang sudah seharusnya menikmati masa tuanya. Semata karena serakah harta. Mereka yang berada di jalan setan, malah merasa benar. Mereka yang menindas malah jumawa. Tiada ketir dan takut. Dari ujung timur ke… Continue reading Menulis Takdir

Advertisements

Dog-trin

Serupa anjing yang dilatih majikan. Imbalan sebuah tulang. Kadang daging dari toko makanan hewan peliharaan terkenal. Serupa anjing yang dilatih berprilaku dan bersikap. Lelaki itu meledakkan dirinya di sebuah pusat keramaian. Korban berjatuhan. Dia memiliki 10 detik waktu untuk menyadari bahwa jiwanya telah beranjak. Langsung menuju sebuah tempat yang seorangpun tidak tahu pasti. "Semoga membusuk dan… Continue reading Dog-trin

Preambule : Sebuah Cerita tentang Borges

Ilmu pengetahuan ke-sastera-an ternyata kadang menimbulkan polemik tersendiri di kalangan ahli sastra (seni). Sastra ternyata tidak sesederhana sajak pantun dan rima khas melayu. Ada orang - orang yang bergerak dengan ideologi dalam Sastra Indoneisa. Ideologi sastra mereka kemudian menjadi anti mainstream (mengenai golongan mainstream di Indonesia secara vulgar disebut adalah Group Utan Kayu atau semacam… Continue reading Preambule : Sebuah Cerita tentang Borges

Osea Pattege

Tiga tahun lalu, Pace Osea datang dengan senyum manis khas keramahan orang timur Indoneisa. Perawakannya gendut hitam pendek dan rambut keriting khas papua yang dipotongnya pendek, sangat pendek cenderung botak. Osea "dikaruniai" cacat di  kakinya hingga harus berjalan menggunakan tongkat bantu. Osea juga memakai tas noken yang melingkar di bahunya. Dogiyai, sebuah kabupaten pemekaran di… Continue reading Osea Pattege

Tuhan di Kamar 508

Suatu hari kubertemu dengan semut hitam yang datang tanpa ijin ke ruang kamar yang saya singgahi dalam perjalanan (memanfaatkan) waktu hidup. Mahluk hitam kecil pekerja keras. Saya langsung menangkapnya dan memasukkan ke dalam gelas kecil dalam ruangan kamar. Gelas kaca bening kutengkurapkan menangkarnya. Kupandangi dia seakan panik dalam ruang tertutup, dia tahu nyawanya terancam tanpa… Continue reading Tuhan di Kamar 508